Penebaran Benih, Upaya Restocking Ikan di Kali Serayu

Published on : 04-September-2019 | Published by : Admin

Banjarnegara - Ribuan benih ikan langka kembali ditebar di aliran Sungai Serayu Banjarnegara, Selasa, 3 September 2019. Kali ini spot yang dipilih adalah di lubuk Sungai Serayu kompleks arena arung jeram Pikas, Desa Kutayasa Kecamatan Madukara. Penebaran dilakukan Bupati Banjarnegara, Budhi Sarwono, bersama Direktur Jendral (Dirjen) Perikanan dan Budidaya pada Kementerian Kelautan dan Perikanan, Dr Ir Slamet Soebijakto M. Si.

Turut melakukan penebaran ikan antara lain Direktur Kawasan dan Kesehatan Ikan Ir. Arik Hari Wibowo M. Si, Direktur Pakan dan Obat Ikan, Ir Mimid Abdul Hamid M. Sc, dan 15 kepala UPT pada Dirjen Perikanan dan Budidaya pada Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kegiatan juga diikuti oleh Forkompinda Banjarnegara, Anggota DPRD, Kepala OPD, camat Madukara dan pemerintah desa setempat.

Slamet Soebijakto kepada media mengatakan, jenis yang ditebar adalah ikan Baung, Nilem, dan udang galah.

"Ada tiga jenis benih ikan yang kami tebar di Sungai Serayu. Yakni ikan Baung, Nilem dan Udang Galah. Saat ini, memang ikan-ikan tersebut sudah hampir punah," ujarnya di tepi Sungai Serayu.

Ia berharap, dengan menebar benih ikan ini bisa mengembalikan populasi ikan yang saat ini sudah langka. Dan ini merupakan upaya restocking ketersediaan ikan di Sungai Serayu, yang merupakan endemik ikan Baung dan Nilem.

"Tentunya besok ikan-ikan ini akan menjadi sumber pangan sehat bagi masyarakat. Selain itu juga untuk menjaga kelestarian lingkungan," harapnya.

Menurutnya, penangkapan ikan berlebihan dan kurangnya kepedulian terhadap sungai menjadi penyebab ikan yang selama ini endemik punah. Misalnya, membuang sampah di sungai sehingga ikan tidak bisa berkembang baik dengan baik.

"Kami selalu berkoordinasi dengan Pemda untuk mengoptimalkan Perda yang mengatur tentang kelestarian sungai. Termasuk larangan membuang sampah ke sungai, serta tidak menangkap ikan berlebihan misalnya dengan menggunakan obat atau stoom," himbaunya.

Bupati Budhi Sarwono menyambut baik aksi ini. Ia mengharapkan, jenis ikan yang sudah nyaris punah ini bisa lestari dan berkembang biak dengan baik.

“Jenis ikan yang ditebar di Sungai Serayu adalah ikan yang saat ini sudah jarang ditemui. Salah satunya adalah jenis Ikan Baung. Daging ikan ini sangat enak, bergizi tinggi dan memiliki nilai ekonomis yang baik,” kata bupati.

Bupati menambahkan, Sungai Serayu merupakan habitat yang sangat pas untuk jenis ini, karena airnya deras.

“Seminggu lalu kami sengaja keliling Sungai Serayu untuk mancing Mbaung. Kami melihat animo masyarakat tentang ikan sungai sangat tinggi. Maka kami dukung penebaran benih ikan-ikan tersebut, karena akan sangat bermanfaat,” imbuh bupati.

Dalam penebaran benih ikan itu, sedikitnya 100 ribu benih ikan nilem, 100 ribu benih ikan Baung dan 3000 ekor induk udang Galah. (Muji Prasetyo/Dinkominfo).



Kembali ke halaman Berita »