Layanan Hemodialisa RSUD Agar Ditingkatkan

Published on : 04-December-2019 | Published by : Admin

BANJARNEGARA – Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono meminta RSUD Hj Anna Lasmanah Banjarnegara terus meningkatkan layanan unit cuci darah (Hemodialisa). Harapan tersebut disampaikan saat Bupati meninjau unit cuci darah di RSUD Hj Anna Lasmanah, Selasa (12/3/2019).

“Melihat dinamika yang ada, alat cuci darah harus diperbanyak, juga dokter yang menangani. Jadi harus imbang dengan jumlah pasien yang terus meningkat,” kata Bupati kepada Direktur RSUD, Dr Erna Astuti.

Bupati menambahkan, Pemkab siap mencukupi kebutuhan alat cuci darah dan fasilitas lainnya untuk peningkatan pelayanan yang didambakan masyarakat. Dengan begitu, penderita gangguan ginjal tidak perlu lagi pergi ke rumah sakit di luar kota.

“Dengan ditambahnya peralatan medis dan dokter spesialis, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan rumah sakit daerah ini dengan maksimal sehingga meringankan beban masyarakat dari pada harus menjalani pengobatan di luar kota. Yang kita harapkan sih masyarakat selalu sehat, sehingga pasien semakin sedikit,” harapnya.

Direktur RSUD Banjarnegara, Dr Erna Astuti mengatakan, Hemodialisa RSUD Hj. Anna Lasmanah Banjarnegara diresmikan tanggal 31 Agustus 2016, dengan jumlah mesin saat ini ada 10 mesin hemodialisa, dan jumlah tempat tidur ada 10 buah,

“Saat ini RSUD sudah memiliki sepuluh alat cuci darah dan digunakan pada shift pagi dan sore. Untuk pasien rutin hemodialisa saat ini ada 58 pasien, mayoritas melakukan hemodialisa seminggu dua kali,” kata Erna.

Untuk saat ini, kata Erna, daftar antrian pasien hemodialisa saat ini ada sekitar 80 pasien yang terdaftar. Dari jumlah tersebut, sebagian sudah mendapatkan tempat di rumah sakit lain, sebagian belum terlayani.

“Untuk shift pagi kami bisa melayani 10 pasien rutin, untuk shift sore 9 pasien rutin dan 1 tempat untuk pasien cito dari ruangan,” terangnya.

“Untuk ketenagaan kita didukung 9 profesional yang dipimpin oleh dokter spesialis penyakit dalam sebagai Kepala Instalasi sekaligus penanggung jawab. Lainnya dokter umum, Ners, perawat mahir dan teknisi mesin,” lanjutnya.

Abror, salah satu keluarga pasien dari Karang Tengah mengaku ada peningkatan layanan dari RSUD kepada pasiennya.

“Alhamdulillah, kami dilayani dengan baik,” komentarnya singkat. *(Muji P/Dinkominfo)*



Kembali ke halaman Berita »