Dalam Sehari ada Tambahan 13 Orang Reaktif Covid di Banjarnegara

Published on : 04-June-2020 | Published by : Admin

-Salah satunya anak Usia 5 tahun-

Banjarnegara – Dalam Sehari, ada penambahan 13 Orang reaktif covid-19 dar hasil rapid test dari beberapa wilayah di Kabupaten Banjarnegara. Ironisnya, dari 13 orang tersebut didapati salah satunya adalah seorang balita. Demikian antara lain disampaikan Bupati Budhi Sarwono dalam jumpa pers terkait kondisi terkini pandemi Covid-19 di Pringgitan, Sabtu (30/5/2020).

Bupati menjelaskan, balita positif rapid test tersebut berawal dari hasil pemeriksaan pada PDP di salah satu Rumah Sakit di Banjarnegara.

“Untuk hal ini, kami menghimbau kepada seluruh orang tua agar lebih meningkatkan proteksi diri dan keluarga, dengan tidak membawa anak-anak ke tempat-tempat keramaian,” ucapnya.

Bupati mengimbau untuk tidak membawa anak-anak ke wilayah zona merah dan ketika pulang biasakan untuk membersihkan diri terlebih dahulu sebelum melakukan kontak langsung dengan anak-anak di rumah.

“Sayangi diri dan keluarga kita dengan cara berperilaku hidup bersih dan sehat. Jaga jaral dan menggunakan masker jika bepergian atau berada diluar rumah,” ucapnya.

Bupati selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-9 Banjarnegaran juga menginformasikan, ada penambahan reaktif Covid-19 di Kabupaten Banjarnegara. Yang semula tinggal 18 orang, pada Sabtu (30/5/2020) terdapat penambahan 13 orang, sehingga totalnya mejadi 31 orang yang sedang menunggu hasil observasi swab.

Saat ini di Banjarnegara terdapat 37 pasien terkonfirmasi Positif Covid-19. 25 orang dinyatakan sembuh, 11 orang masih dalam perawatan. Bupati mengatakan, dengan terus bertambahnya jumlah pasien positif rapid test menunjukan bahwa penyebaran virus corona masih terjadi.

“Oleh karena itulah kami tidak bosan-bosannya menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti seluruh protokol kesehatan yang dianjurkan Pemerintah,” ucapnya.

Bupati menambahkan, hasil tracking pasien dengan rapid tes positif asal Kecamatan Pejawaran yang terjaring saat pemeriksaan di wilayah Pasar Batur setelah dilakukan pemeriksaan terhadap keluarga dan didapatkan 1 orang reaktif, yang merupakan istri dari pasien.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan secara Mandiri oleh pasien, Didapatkan 2 orang reaktif. 1 orang asal Kecamatan Purwanegara dan 1 orang merupakan karyawan salah satu perusahaan swasta di Banjarnegara.

Hasil penjaringan di pusat perbelanjaan didapatkan 1 orang karyawan dengan hasil positif rapid test asal Kecamatan Sigaluh.

“Dari sini kami lakukan tracking kepada keluarga dan didapatkan 1 orang positif rapid tes yaitu ayahnya. Selanjutnya, kami akan melakukan tracking terhadap kontak erat rapid test positif,” jelas Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono. (Muji P/Dinkominfo)



Kembali ke halaman Berita »